Joehari Resmi Mundur dari Kursi Presiden FAM, Timnas Malaysia Terancam Kacau!

Presiden FAM Joehari Mundur--
DISWAYKALTENG.ID - Dunia sepak bola Malaysia tengah diguncang kabar mengejutkan. Datuk Mohd Joehari Mohd Ayub resmi mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Presiden Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Surat tersebut diajukan pada Jumat (22/8/2025), hanya enam bulan setelah ia terpilih tanpa pesaing pada Februari lalu untuk periode 2025–2029.
Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Bharian.com.my dan kemudian dikutip oleh berbagai media olahraga Asia Tenggara. Disebutkan, FAM akan menggelar rapat khusus pekan ini untuk membahas sekaligus mengonfirmasi pengunduran diri Joehari.
Seorang sumber internal bahkan menyebut bahwa ruangan presiden FAM sudah dikosongkan sejak pekan ini.
“Joehari sudah mengajukan surat pengunduran dirinya, mungkin rapat berikutnya akan mengonfirmasi hal tersebut,” ujar sumber tersebut.
BACA JUGA: Terungkap! Alasan Miliano Jonathans Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Belanda
Hanya 6 Bulan Menjabat, Publik Malaysia Tercengang
Pengunduran diri Joehari terasa aneh dan mendadak. Pasalnya, ia baru saja naik ke kursi tertinggi federasi sepak bola Malaysia menggantikan Hamidin Mohd Amin, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden FAM.
Langkah Joehari mundur lebih cepat dari perkiraan membuat publik Malaysia terkejut. Banyak yang mempertanyakan alasan di balik keputusan ini, terlebih karena ia dikenal cukup berpengaruh dalam kepengurusan federasi.
Kini, Datuk Yusof Mahadi, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden FAM, disebut-sebut akan mengambil alih posisi tersebut sebagai presiden sementara hingga terpilihnya pengganti permanen.
Sorotan Media Vietnam: “Timnas Malaysia Hadapi Kekacauan”
Tak hanya jadi perbincangan di Malaysia, media Vietnam, Dan Tri, ikut menyoroti pengunduran diri Joehari. Dalam artikelnya, Dan Tri menulis judul cukup keras:
“Presiden Asosiasi Sepak Bola Malaysia mengundurkan diri, tim nasional menghadapi kekacauan.”
Menurut Dan Tri, keputusan Joehari cukup mengejutkan karena datang di saat Timnas Malaysia sedang dalam tren positif. Baru-baru ini, Harimau Malaya sukses menghajar Vietnam 4-0 pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027.
Namun, kemenangan tersebut tidak sepenuhnya mulus. Sejumlah pihak justru mempertanyakan asal-usul pemain naturalisasi baru Malaysia yang memperkuat skuad. Publik mendesak agar FAM lebih transparan mengenai proses naturalisasi pemain-pemain tersebut.
Hingga kini, belum jelas apakah pengunduran diri Joehari berkaitan dengan polemik naturalisasi tersebut atau karena faktor internal lain.
Potensi Kekacauan di Timnas Malaysia
BACA JUGA:Resmi! Persib Bandung Perkenalkan Thom Haye
Keputusan Joehari mundur memang berpotensi menciptakan instabilitas dalam tubuh FAM. Sebab, federasi memegang peran penting dalam pengelolaan tim nasional, mulai dari program jangka panjang hingga urusan administrasi ke AFC dan FIFA.
Jika kursi presiden kosong terlalu lama, Timnas Malaysia bisa menghadapi hambatan dalam persiapan menuju Piala Asia 2027 dan kompetisi internasional lainnya.
Apalagi, kebijakan naturalisasi yang sempat menuai kontroversi butuh pengawalan langsung dari pimpinan tertinggi federasi agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.
Sumber: