Sering Dianggap Sepele, Ini 7 Kebiasaan Setelah Makan yang Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan

Sering Dianggap Sepele, Ini 7 Kebiasaan Setelah Makan yang Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan

Minuman Soda-ilustrasi-

DISWAYKALTENG.ID - Setelah makan, banyak orang tanpa sadar melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil yang terlihat sepele. Padahal, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat mengganggu kesehatan pencernaan dan memicu berbagai keluhan pada lambung.

Meski efeknya tidak selalu langsung terasa, kebiasaan buruk setelah makan bisa menyebabkan perut kembung, begah, perih, hingga naiknya asam lambung. Tak jarang, gangguan pencernaan ini baru disadari ketika sudah menjadi keluhan yang berulang.

Agar pencernaan tetap sehat dan bekerja optimal, penting untuk mengenali kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihindari setelah makan. Berikut penjelasannya.

1. Langsung Minum Terlalu Banyak

Air memang penting bagi tubuh dan membantu proses pencernaan. Namun, minum air dalam jumlah besar tepat setelah makan justru bisa berdampak kurang baik.

Konsumsi air berlebihan dapat mengencerkan enzim dan cairan pencernaan di lambung. Akibatnya, proses pemecahan makanan menjadi lebih lambat dan menimbulkan rasa begah atau penuh di perut.

Idealnya, minum secukupnya saja setelah makan untuk membantu menelan makanan, bukan sampai membuat perut terasa sesak.

2. Langsung Rebahan Setelah Makan

Kebiasaan ini menjadi salah satu yang paling sering dilakukan banyak orang. Setelah perut kenyang, rebahan atau tidur memang terasa sangat nyaman dan menggoda.

Namun, posisi berbaring setelah makan membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Inilah yang sering menyebabkan sensasi perut panas, dada terasa terbakar, atau mulut terasa pahit. Para ahli menyarankan untuk memberi jeda sekitar 20–30 menit sebelum rebahan agar proses pencernaan berjalan lebih aman.

BACA JUGA:8 Cara Makan Buah Plum yang Lezat, Sehat, dan Mudah Dicoba di Rumah

3. Mengonsumsi Buah Tepat Setelah Makan Berat

Buah dikenal sebagai makanan sehat karena kaya vitamin dan serat. Namun, waktu konsumsinya juga perlu diperhatikan.

Buah mengandung gula alami yang cepat difermentasi. Jika dimakan langsung setelah makan besar, fermentasi ini dapat mengganggu pencernaan dan memicu kembung.

Agar manfaatnya lebih optimal, buah sebaiknya dikonsumsi sebelum makan atau diberi jeda sekitar 1–2 jam setelah makan utama.

4. Minum Teh Setelah Makan

Bagi sebagian orang, minum teh setelah makan sudah menjadi kebiasaan. Sayangnya, kebiasaan ini tidak selalu baik bagi kesehatan pencernaan.

Teh mengandung zat tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Selain itu, minum teh setelah makan juga bisa membuat perut terasa lebih penuh dan tidak nyaman. Kebiasaan ini kurang disarankan terutama bagi penderita anemia atau orang dengan lambung sensitif.

5. Langsung Melakukan Olahraga Berat

Olahraga memang sangat dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun, waktu pelaksanaannya perlu diperhatikan, terutama setelah makan.

Melakukan olahraga dengan intensitas tinggi tepat setelah makan dapat mengganggu proses pencernaan. Aliran darah yang seharusnya membantu kerja lambung justru dialihkan ke otot, sehingga memicu kram perut, mual, atau rasa tidak nyaman. Idealnya, beri jeda 30–60 menit sebelum mulai berolahraga.

6. Merokok Setelah Makan

Merokok berbahaya kapan pun dilakukan, tetapi dampaknya bisa terasa lebih buruk jika dilakukan setelah makan.

Nikotin dalam rokok dapat memengaruhi kerja otot saluran cerna dan meningkatkan risiko naiknya asam lambung. Akibatnya, perut terasa perih, panas, atau tidak nyaman. Kebiasaan ini juga dapat memperburuk kondisi bagi penderita maag atau gangguan lambung lainnya.

7. Minum Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung gas dan gula yang tinggi. Jika diminum setelah makan, perut bisa terasa lebih penuh dan kembung karena produksi gas berlebih.

Selain itu, minuman bersoda juga dapat mengganggu keseimbangan asam di lambung. Jika dikonsumsi secara rutin, kebiasaan ini berpotensi memperparah gangguan pencernaan dan membuat perut lebih sensitif.

Kebiasaan Sepele yang Berdampak Besar

BACA JUGA:BSN Siap Melayani Masyarakat Libur Nataru

Kebiasaan kecil setelah makan sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya tidak boleh diremehkan. Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat mengganggu kesehatan lambung dan menurunkan kualitas pencernaan secara keseluruhan.

 

Menghindari beberapa kebiasaan di atas dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, mencegah rasa tidak nyaman, serta membuat tubuh menyerap nutrisi dengan lebih optimal.

Jika Anda sering mengalami masalah perut, cobalah untuk memperhatikan rutinitas setelah makan. Bisa jadi, penyebabnya berasal dari hal-hal sederhana yang selama ini dilakukan tanpa sadar.

Sumber: