5 Peluang Usaha yang Tetap Cuan Selama Bulan Ramadhan
Bisnis Ramadan/sumber: Paydia-ilustrasi-
DISWAYKALTENG.ID - Bulan puasa kerap dianggap sebagai masa serba terbatas. Jam kerja lebih pendek, energi terasa cepat menurun, dan aktivitas fisik harus lebih dijaga agar ibadah tetap optimal. Tak sedikit orang yang memilih mengendurkan aktivitas kerja selama Ramadhan.
Namun di sisi lain, Ramadhan justru membuka banyak peluang usaha yang tetap bisa berjalan stabil tanpa harus bekerja seharian penuh.
Kuncinya bukan bekerja lebih lama, melainkan memilih jenis usaha yang tepat dan menyesuaikannya dengan ritme puasa.
Menariknya, ada sejumlah peluang usaha saat bulan puasa yang justru lebih efektif dijalankan dengan waktu fleksibel.
Beberapa bisnis hanya ramai di jam tertentu, sementara yang lain bisa dikerjakan dari rumah tanpa membutuhkan tenaga ekstra.
Lantas, usaha apa saja yang cocok dijalankan dengan jam kerja pendek saat puasa? Berikut rangkuman ide peluang usaha yang bisa jadi inspirasi.
1. Bisnis Online, Fleksibel dan Minim Aktivitas Fisik
BACA JUGA:12 Kegiatan Sosial Penuh Pahala yang Bisa Dilakukan Selama Bulan Ramadhan
Bisnis online menjadi pilihan paling aman dan populer saat bulan puasa. Usaha ini tidak terikat jam kerja fisik, sehingga kamu bisa mengatur waktu kerja sesuai kondisi tubuh.
Kamu bisa mengelola bisnis setelah berbuka atau menjelang sahur, saat energi kembali terisi. Mulai dari jualan produk fisik, sistem dropship, hingga jasa digital seperti desain grafis, penulisan konten, atau admin media sosial, semuanya bisa dilakukan secara fleksibel.
Meski jam kerja siang hari lebih singkat, proses bisnis tetap berjalan berkat sistem online yang aktif 24 jam.
2. Usaha Jastip atau Kurasi Produk
Jasa titip (jastip) atau kurasi produk menjadi peluang usaha yang semakin diminati. Banyak konsumen memilih layanan ini untuk menghemat waktu dan tenaga, terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran.
Dalam usaha ini, kamu hanya perlu menentukan waktu tertentu untuk belanja atau pengambilan barang. Selebihnya, proses komunikasi dan pemesanan bisa dilakukan secara online.
Jam kerja relatif singkat dan bisa disesuaikan dengan kondisi puasa. Tidak perlu aktivitas fisik berat setiap hari, namun potensi keuntungan tetap menjanjikan, terutama jika produk yang dikurasi sedang tren.
3. Content Creator, Produktif Meski Jam Kerja Pendek
Menjadi content creator di bulan Ramadhan justru memiliki peluang besar. Tema Ramadhan selalu relevan dan diminati, mulai dari tips puasa, cerita ringan, edukasi, hingga konten inspiratif.
Kelebihannya, proses pembuatan konten bisa dilakukan secara batch di waktu tertentu, lalu dijadwalkan untuk tayang otomatis. Dengan begitu, kamu tidak perlu aktif setiap hari di jam panjang.
Usaha ini minim aktivitas fisik, tetapi tetap membuka peluang monetisasi dari endorsement, adsense, hingga kerja sama brand.
4. Jasa Kreatif Berbasis Proyek
Jasa kreatif seperti desain grafis, penulisan, fotografi, editing video, atau social media management berbasis proyek sangat cocok dijalankan saat puasa.
Kamu bisa mengerjakan proyek di waktu tubuh paling fit, tanpa terikat jam kantor. Selama bulan Ramadhan, banyak brand membutuhkan konten bertema puasa dan Lebaran, sehingga permintaan jasa kreatif biasanya meningkat.
Jenis usaha ini memungkinkan kamu tetap produktif dan menghasilkan, tanpa harus bekerja lama setiap hari.
5. Bisnis Produk Digital atau Kelas Online
BACA JUGA:Bahaya! Ini Efek Samping Konsumsi Bawang Putih Berlebihan
Produk digital seperti e-book, template, kursus online, atau kelas berbasis video menjadi salah satu usaha paling ramah untuk jam kerja pendek.
Sekali dibuat, produk digital bisa dijual berulang kali tanpa perlu produksi ulang. Fokus utama memang ada di tahap awal pembuatan, namun setelah itu pengelolaannya relatif ringan.
Usaha ini sangat cocok dijalankan saat puasa karena tidak membutuhkan aktivitas fisik berat dan bisa dikelola sepenuhnya dari rumah.
Sumber: