Kolesterol Bisa Turun Alami, Ini 5 Makanan Sehat Penurun Kolesterol yang Wajib Dikonsumsi
Susu Almond-ilustrasi-
DISWAYKALTENG.ID - Apa yang dikonsumsi setiap hari ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kadar kolesterol dalam tubuh.
Pola makan tinggi lemak jenuh dan gula bisa memicu lonjakan kolesterol jahat (LDL), sementara pilihan makanan yang tepat justru mampu membantu menurunkannya secara alami.
Kabar baiknya, ada sejumlah makanan penurun kolesterol yang mudah ditemukan dan bisa dikonsumsi sehari-hari.
Makanan ini mengandung senyawa alami, vitamin, serta mineral yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung.
Melansir kanal kesehatan Times of India, berikut lima makanan yang secara alami dapat membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
BACA JUGA:Kopi Pahit Tanpa Gula Lebih Sehat? Ini 5 Efek Samping Kebanyakan Minum Kopi Hitam Setiap Hari
1. Kacang Almond
Kacang almond dikenal sebagai sumber lemak sehat, serat, dan sterol tumbuhan yang efektif membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Sebuah studi tahun 2025 menemukan bahwa konsumsi sekitar 2 ons kacang almond per hari atau setara dengan 45 butir almond mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan kardiometabolik dan kesehatan usus.
Dalam penelitian tersebut, terlihat adanya penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat.
Tak hanya itu, kandungan vitamin E dalam almond juga berperan penting melindungi dinding arteri dari kerusakan akibat radikal bebas. Mengonsumsi almond sebagai camilan sehat atau tambahan pada salad bisa menjadi langkah sederhana menjaga kolesterol tetap stabil.
2. Alpukat
Alpukat sering dijuluki sebagai superfood karena kandungan lemak tak jenuh tunggal yang tinggi. Lemak sehat ini membantu menurunkan kadar LDL sekaligus meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik.
Selain itu, alpukat juga kaya akan serat dan sterol tumbuhan yang berperan dalam menghambat penyerapan kolesterol di usus. Konsumsi alpukat secara rutin, misalnya sebagai campuran salad, jus tanpa gula, atau pengganti mentega, dapat membantu menjaga keseimbangan kolesterol sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
3. Wortel
Sayuran berwarna oranye ini tidak hanya baik untuk kesehatan mata, tetapi juga bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Wortel kaya akan serat larut, terutama pektin, yang bekerja dengan cara mengikat kolesterol jahat di saluran pencernaan.
Selain itu, kandungan beta-karoten dalam wortel membantu mengurangi stres oksidatif yang dapat merusak pembuluh darah. Mengonsumsi wortel secara rutin, baik dalam kondisi mentah, direbus, atau dijadikan jus tanpa gula, dapat menjadi langkah mudah menjaga kesehatan jantung.
4. Terong
Terong merupakan sayuran rendah kalori yang kaya akan serat larut, sehingga sangat baik untuk membantu menurunkan kolesterol LDL. Serat ini membantu menghambat penyerapan kolesterol berlebih di dalam tubuh.
Terong juga mengandung antioksidan, terutama nasunin pada varietas terong ungu, yang berperan melindungi pembuluh darah dan mendukung metabolisme kolesterol.
Beberapa penelitian pada hewan bahkan mengaitkan konsumsi terong dengan penurunan kadar kolesterol jahat secara signifikan.
Mengolah terong dengan cara dipanggang atau ditumis ringan tanpa minyak berlebih bisa menjadi pilihan sehat untuk menu harian.
5. Oatmeal
Menambahkan biji-bijian utuh ke dalam menu sehari-hari terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah oatmeal.
Oatmeal mengandung beta-glukan, sejenis serat larut yang mampu mengikat kolesterol di usus dan mencegah penyerapannya ke dalam aliran darah. Konsumsi oatmeal secara rutin, terutama saat sarapan, dapat membantu menurunkan LDL sekaligus menjaga rasa kenyang lebih lama.
Untuk hasil maksimal, oatmeal sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula berlebih dan dipadukan dengan buah segar atau kacang-kacangan.
Pola Makan Seimbang Kunci Kolesterol Sehat
BACA JUGA:7 Tempat Wisata di Lombok untuk Liburan Akhir Tahun, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
Meski makanan-makanan di atas terbukti membantu menurunkan kolesterol, hasil optimal tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan.
Mengurangi makanan tinggi lemak jenuh, gorengan, dan makanan olahan tetap menjadi langkah penting.
Selain itu, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, serta menghindari rokok juga berperan besar dalam menjaga kadar kolesterol tetap normal.
Sumber: