Jaga Kepercayaan Anggota, KSPPS BMT KUBE Sejahtera Gelar RAT XX di Sampit

Jaga Kepercayaan Anggota, KSPPS BMT KUBE Sejahtera Gelar RAT XX di Sampit

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XX Tahun Buku 2025 di Sampit, Sabtu (14/2).-ist -

SAMPIT – Konsistensi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama bagi koperasi untuk terus bertahan dan berkembang.

Hal ini dibuktikan oleh KSPPS BMT KUBE Sejahtera Unit 068 yang sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XX Tahun Buku 2025 di Sampit, Sabtu (14/2).

Kegiatan yang menjadi kasta tertinggi dalam pengambilan keputusan koperasi ini turut dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.

BACA JUGA:Prediksi Cuaca Kalteng, Hujan Merata di 14 Kabupaten/Kota hingga 18 Februari

Kehadiran Plt. Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan lembaga ekonomi kerakyatan di Bumi Tambun Bungai.

Dalam forum tersebut, perwakilan Dinas Koperasi Kalteng memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus KSPPS BMT KUBE Sejahtera Unit 068.

Pelaksanaan RAT tepat waktu dinilai sebagai indikator utama bahwa koperasi dikelola dengan prinsip yang sehat, transparan, dan profesional.

"RAT adalah momentum strategis. Bukan sekadar seremonial, tapi wujud pertanggungjawaban untuk memperkuat kepercayaan anggota. Partisipasi aktif anggota adalah nyawa bagi pengembangan usaha koperasi ke depan," tegas Plt. Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban, pertemuan ini menyoroti peran strategis Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) dalam menyokong pelaku usaha mikro dan kecil.

Di tengah dinamika ekonomi, koperasi berbasis syariah diharapkan menjadi lembaga keuangan alternatif yang mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat tanpa membebani.

BACA JUGA:Pemkab Kobar Sahkan Dana Hibah KONI dan Training Center

Pemerintah Provinsi Kalteng pun berkomitmen untuk terus mendorong koperasi meningkatkan kapasitas manajemen dan memperluas jangkauan layanan.

Digitalisasi dan profesionalisme pengurus menjadi poin penting agar koperasi tetap relevan sebagai pilar ekonomi berkelanjutan.

Agenda RAT diakhiri dengan evaluasi mendalam terhadap program kerja tahun sebelumnya serta pengesahan Rencana Kerja Tahun Buku 2026.

Sumber: