Manfaat Kacang Merah untuk Pencernaan: Kaya Serat, Cegah Sembelit, dan Sehatkan Usus
Kacang Merah-ilustrasi-
DISWAYKALTENG.ID - Kacang merah merupakan salah satu bahan pangan yang sering dijumpai dalam berbagai masakan, mulai dari sup, salad, hingga hidangan tradisional.
Namun di balik rasanya yang gurih dan teksturnya yang mengenyangkan, kacang merah ternyata menyimpan segudang manfaat kesehatan, khususnya untuk sistem pencernaan.
Salah satu manfaat utama kacang merah adalah kemampuannya membantu mengurangi gangguan pencernaan, terutama sembelit.
Sembelit sendiri merupakan masalah yang cukup umum dan bisa dialami siapa saja. Kondisi ini biasanya ditandai dengan sulit buang air besar, frekuensi BAB yang jarang, atau feses yang keras.
Gangguan pencernaan seperti sembelit bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pola makan rendah serat, kurang minum air, efek samping obat tertentu, hingga perubahan hormon seperti yang dialami ibu hamil.
BACA JUGA:5 Buah Super yang Dianjurkan Dikonsumsi Setiap Hari, Bantu Jaga Imunitas dan Cegah Penyakit
Dilansir dari EatingWell, Institut Nasional Diabetes, Pencernaan, dan Penyakit Ginjal Amerika Serikat mencatat bahwa sekitar 16 persen orang dewasa di Amerika Serikat mengalami sembelit. Angka tersebut bahkan meningkat signifikan menjadi 33 persen pada kelompok usia di atas 60 tahun.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sembelit bukan masalah sepele dan perlu ditangani dengan perubahan gaya hidup, terutama dari sisi pola makan.
Salah satu cara paling sederhana dan alami adalah dengan meningkatkan konsumsi makanan kaya serat dan protein nabati, seperti kacang merah.
Berikut beberapa manfaat kacang merah yang membuatnya sangat direkomendasikan untuk menjaga kesehatan pencernaan.
1. Mendukung Mikrobioma Usus yang Sehat
Kesehatan pencernaan sangat berkaitan dengan kondisi mikrobioma usus, yaitu kumpulan bakteri baik yang hidup di dalam saluran pencernaan. Mikrobioma yang seimbang berperan penting dalam melancarkan proses pencernaan dan buang air besar.
Sebuah studi tahun 2025 yang dimuat dalam jurnal Frontiers in Nutrition menemukan bahwa mikrobioma usus yang sehat berkaitan erat dengan prevalensi sembelit yang lebih rendah.
Kacang merah termasuk dalam kelompok kacang-kacangan yang kaya akan pati resisten, sejenis karbohidrat yang bertindak sebagai prebiotik. Prebiotik ini berfungsi sebagai “makanan” bagi bakteri baik di usus.
Bakteri tersebut kemudian memproduksi asam lemak rantai pendek, seperti butirat, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dinding usus dan membantu melancarkan buang air besar.
2. Kaya Serat Tidak Larut yang Melancarkan BAB
BACA JUGA:Daftar Buah Paling Sehat di Dunia Menurut Ahli Gizi, Banyak yang Mudah Ditemukan di Indonesia
Salah satu kunci utama dalam mengatasi sembelit adalah asupan serat yang cukup, terutama serat tidak larut. Serat jenis ini membantu makanan bergerak lebih cepat melalui sistem pencernaan dan menambah volume feses, sehingga BAB menjadi lebih lancar.
Menurut data dari Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, setiap setengah cangkir kacang merah mengandung hampir delapan gram serat, atau sekitar 29 persen dari kebutuhan serat harian.
Menariknya, sekitar enam gram di antaranya merupakan serat tidak larut, jenis serat yang sangat efektif untuk mencegah sembelit.
Meski demikian, penting untuk diingat bahwa konsumsi serat harus diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Tanpa cairan, serat justru bisa memperparah sembelit.
3. Sumber Magnesium Alami
Selain serat, kacang merah juga merupakan sumber magnesium yang cukup baik. Magnesium dikenal sebagai pencahar alami karena membantu menarik air ke dalam usus dan merangsang pergerakan otot-otot pencernaan.
Dalam satu cangkir kacang merah, terkandung sekitar 77 miligram magnesium, atau setara dengan 18 persen Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.
Sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan dalam jurnal Food Science and Nutrition menemukan bahwa individu dengan asupan magnesium lebih tinggi cenderung memiliki risiko sembelit kronis yang lebih rendah, terutama terkait dengan frekuensi buang air besar yang lebih teratur.
4. Protein Nabati yang Mengenyangkan dan Menyehatkan
Selain baik untuk pencernaan, kacang merah juga kaya akan protein nabati. Kandungan ini membuat kacang merah mampu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol pola makan secara keseluruhan.
Protein nabati juga lebih ramah bagi pencernaan dibandingkan protein hewani berlemak tinggi, terutama bagi orang yang memiliki sensitivitas pada sistem cerna.
Sumber: